Selasa, 20 Oktober 2020

APBD MUBA 2021 DIBIDIK SURPLUS Rp147 Milyar

 

Musi Banyuasin, DDTCNews, Sumatera Selatan, merancang rancangan APBD 2021 dengan surplus Rp147,3 miliar seiring dengan pandemi virus Corona atau Covid-19 yang segera mereda.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin optimistis pendapatan daerah akan tumbuh lebih besar ketimbang belanja daerah. Dia juga optimisme pandemi Covid-19 akan segera mereda.

"Pendapatan daerah 2021 dirancang lebih besar daripada belanja daerah, sehingga terdapat surplus anggaran sebesar Rp147,3 miliar," katanya saat membacakan nota keuangan di depan DPRD Musi Banyuasin, dikutip Selasa (13/10/2020).

Dodi menyebut target pendapatan daerah 2021 senilai Rp3,20 triliun. Pendapatan itu terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp332,6 miliar, dana transfer Rp2,771 triliun, dan pendapatan daerah lain-lain yang sah Rp97,3 miliar

Jika diperinci, target PAD yang senilai Rp332,6 miliar itu meliputi pendapatan pajak daerah senilai Rp82,3 miliar, retribusi daerah Rp9,56 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp17,5 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp223,2 miliar.

Sementara itu, transfer daerah dipatok Rp2,771 triliun yang terdiri atas transfer pemerintah pusat Rp2,666 triliun serta transfer daerah Rp105 miliar.

Baca Juga : https://talangmiring.blogspot.com/2018/04/kecamatan-jirak-jaya-diprediksi-akan.html?m=1

Sementara dari sisi belanja, Dodi menargetkan nilainya sebesar Rp3,054 triliun. Belanja itu terdiri atas belanja operasional Rp2,034 triliun, belanja modal Rp737,7 miliar, belanja tak terduga Rp13,19 miliar, dan belanja transfer Rp268 miliar.

Pemkab mengalokasikan belanja daerah dalam beberapa kelompok antara lain belanja wajib pemerintah seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan permukiman, ketentraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

Pemkab menghitung alokasi belanja wajib pemerintah tersebut mencapai sekitar 62,36% dari total belanja daerah. Lalu, urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar mendapatkan alokasi 9,33%.

Baca Juga : https://talangmiring.blogspot.com/2018/05/alasan-jangan-membuang-sampah-plastik.html?m=1

Belanja urusan pemerintahan pilihan yang terdiri atas bidang kelautan perikanan, pertanian, perdagangan dan perindustrian sebesar 4,20%, sedangkan unsur pendukung yang terdiri dari Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD dianggarkan 8,02%.

Adapun belanja unsur penunjang yang terdiri atas perencanaan, keuangan, dan kepegawaian dianggarkan 12,78%, unsur pengawas 0,85%, serta unsur kewilayahan yang terdiri atas kecamatan mendapatkan 2,46%.

Dilansir sumselupdate.com, Dodi memfokuskan RAPBD 2021 dalam 4 prioritas antara lain peningkatan kualitas SDM dan perlindungan sosial; pemulihan ekonomi melalui peningkatan produktivitas, ketahanan UMKM, hilirisasi dan inovasi; meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur dasar; dan optimalisasi birokrasi. (rig)

(egi)


Minggu, 19 Juli 2020

Perbaikan Jalan Rusak Wilayah Kecamatan Jirak Jaya

MUBA - Membangun adil dan merata sampai ke pelosok desa dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin merupakan komitmen Bupati Dr H Dodi Reza Alex bersama dengan wakilnya Beni Hernedi. Sebagai kepala daerah di wilayah Muba, Bupati Dodi Reza terus meningkatkan  pelayanan terbaiknya terhadap masyarakat. Demi kecintaannya pada warga Muba, tidak segan segan dirinya menindak tegas aspirasi yang disampaikan termasuk aspirasi untuk perbaikan jalan.

Seperti halnya, masyarakat Kecamatan Jirak Jaya yang menyampaikan bahwa jalan di daerahnya mengalami kerusakan. Tidak menunggu waktu yang lama, Bupati minta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan, alhasil jalan tersebut langsung diperbaiki oleh Dinas PUPR yang dikomandoi Herman Mayori.

Untuk itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muba Herman Mayori, melalui Kepala Bidang Pembangunan, Fadli, mengatakan bahwa perbaikan terdiri dari tiga bagian  yakni Segmen II Desa Jirak - Talang Mandung sekitar 500 meter, Segmen III Desa Jirak - Talang Simpang sekitar 2,5 Km, dan Segmen IV Desa Jirak - Layan - Bangkit Jaya sekitar 1,5 Km.

"Untuk saat ini yang sedang dilakukan pengerjaan perbaikan yaitu Segmen IV Desa Jirak - Layan - Bangkit Jaya sekitar 1,5 Km karena daerah itu kerusakan cukup parah," ujar dia.

Pelaksanaan perbaikan jalan ini, sambung dia, tetap pada konstruksi semula yaitu menggunakan soil cement. "Lalu dilanjutkan dengan pekerjaan chip seal di atas nya. Untuk alat sudah kita standby kan di lokasi berupa alat vibro dan grader," jelas dia.

Sementara, Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra, mengatakan, perbaikan jalan yang dilakukan sesuai dengan harapan masyarakat. Mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama transportasi masyarakat sehari - hari, baik lalu lintas orang maupun barang. Oleh karena itu, sambung dia, masyarakat Jirak Jaya mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, terutama dalam menindaklanjuti keluhan dan usulan masyarakat.

"Saya memastikan dan memberi jaminan penuh kepada pelaksana dilapangan agar pekerjaan perbaikan dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan dan hambatan, termasuk juga menghimbau kepada Pemerintah Desa dan masyarakat untuk mendukung penuh pekerjaan perbaikan jalan ini," tandasnya.

Pict: lmp mac

Selasa, 14 April 2020

Perbaikan Jaringan PLN ULP Sekayu Lakukan Pemadaman Bergilir


PLN ULP Sekayu melakukan pemadaman bergilir salah satu kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Jirak Jaya yang dijadwalkan dilakukan pemadaman bergilir yaitu pada hari sabtu tanggal 18 April 2020 pada pukul 9 pagi sampai 4 sore yang diperkirakan mencapai 7 jam, pemadaman dilakukan karena adanya Pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah 20.000 volt dan Pemangkasan Pohon (ROW) yang mendekati jaringan. 
Sumber: ig pln.ulp.sekayu

Rabu, 18 September 2019

Curi Pipa Pertamina Tiga Warga Jirak Jaya Diringkus Ke Polsek Sungai Keruh.

JIRAK – Tiga warga Kecamatan Jirak Kabupaten Musi Banyuasin yakni Suprianto (40), Yadi (31), dan Efrianto (33) harus meringkuk di dalam penjara.
Sebab, tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) ini ditangkap jajaran Polsek Sungai Keruh.
Ketiganya ditangkap sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (15/9/2019) saat sedang mengangkut delapan pipa ukuran 8 inci milik PT Pertamina di Pal 5 Desa Setia Jaya Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Muba.
Dari informasi yang dihimpun, sebelum melakukan aksi pencurian, ketiga pelaku terlebih dahulu menggeser pipa milik PT Pertamina pada Selasa (10/9/2019) lalu. Pipa tersebut sengaja digeser agar mudah dicuri dan mempermudah aksi.
Lalu, pada Sabtu (15/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, kawanan ini datang ke lokasi dan melancarkan aksi dengan cara memotong-motong pipa menjadi delapan bagian agar mudah diangkut menggunakan mobil yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Kita mendapatkan informasi terkait adanya aksi pencurian, selanjutnya dilakukan penyelidikan. Lalu diketahui ketiganya saat tengah beraksi,” ujar Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, melalui Kapolsek Sungai Keruh Iptu Suventri, Senin (16/9/2019).
Dalam penangkapan tersebut, terjadi aksi kejar-kejaran antara polisi dengan ketiga pelaku. Beruntung berkat aksi sigap anggota polisi, ketiganya berhasil dibekuk beserta barang bukti di antaranya mobil, pipa yang sudah dipotong dan lainnya.
“Ketiga pelaku beserta barang bukti sudah diamankan. Saat ini ketiga masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, kita kenakan Pasal 363 KUHP,” katanya.

Telah terbit sebelumnya di sumselnews.com
https://sumselnews.com/16/09/2019/curi-pipa-pertamina-tiga-warga-jirak-jaya-digelandang-ke-polsek-sungai-keruh/

Rabu, 28 November 2018

Merasakan Atmosfer Bersama Ustad Maulana

Jirak 28/11/18 - Warga Kecamatan Jirak Jaya merasakan atmosfer bertemu langsung dengan Ustad Maulana yang merupakan penceramah utama dalam acara islam itu indah. Peserta yang ikut dalam rangka kegiatan wisata religi ini juga senang karena dapat merasakan langsung ikut serta syuting dalam acara tersebut di TRANSTV. Dengan tema "7 Cara Menikmati Ujian dari Allah". Sebelumnya peserta melakukan wisata di Masjid Kubah Emas, Masjid istiqlal, Masjid At-tiin, TMII, Tugu Monas dan terakhir live di Trans Tv pada acara Islam itu indah. Pada hari ini 28/11/18 peserta dijadwalkan pulang ke daerah. Dan keesokan harinya peserta sudah dapat kembali bersama keluarga. Mlg
Berikut beberapa postingan foto peserta:




Selasa, 27 November 2018

Wisata Religi Islam Itu Indah TRANSTV Majelis Taklim Annisa Kecamatan Jirak Jaya

Jirak 27/11/18. Wisata religi Majelis Taklim Annisa Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan hari ini tiba di Jakarta. Tujuan utama wisata kali ini ialah untuk merasakan langsung kehadiran didalam acara televisi Islam Itu Indah yang tayang setiap harinya di TRANSTV mulai pukul 05:00 sampai 06:30. Syuting dijadwalkan akan dimulai pada jam tersebut pada besok pagi Rabu 28 November 2018. Wisata religi yang dilakukan Majelis Taklim Annisa ini tentunya menarik banyak perhatian masyarakat terutama masyarakat Jirak Jaya yang menantikan acara tersebut. Selain memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta yang ikut, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Jirak Jaya untuk lebih maju lagi dan berfikir bahwasannya setiap orang bisa dan mampu untuk memberikan partisipasi atau keikutsertaannya dalam membangun sebuah peradaban dan kemajuan. Mla

Senin, 07 Mei 2018

Alasan Jangan Membuang Sampah Plastik Sembarangan

Palembang-Sering kali kita mensepelekan sampah. Padahal keberadaan sampah yang menumpuk dan tak diatasi dapat merusak lingkungan kita dan juga bisa mengancam kehidupan manusia akibat benda yang sering kita abaikan terutama sampah plastik.

Taukah anda butuh berapa lama sampah plastik akan hancur atau terurai oleh tanah?

Jawabannya, untuk menghancurkan bahan plastik dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun lamanya sampai sampah plastik benar-benar hancur dan terurai oleh tanah.

Kantong plastik biasa membutuhkan waktu sepuluh sampai 12 tahun untuk terurai. Botol plastik lebih lama lagi. Karena polimernya lebih kompleks dan lebih tebal, botol plastik memiliki waktu 20 tahun untuk hancur. Sedangkan sterofoam biasa yang sering digunakan di Indonesia, membutuhkan waktu 500 tahun untuk bisa hancur sempurna.


Lain halnya dengan sampah organik, atau sampah yang berasal dari bahan alami seperti sayur, kulit buah, dan lain-lain akan hancur dalam hitungan hari atau minggu. Atau paling tidak kurang dari satu bulan. Sementara sampah kertas akan terurai dalam waktu dua sampai enam bulan.

Untuk itu, pentingnya kesadaran dari kita semua terutama dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Untuk mengatasi jumlah sampah yang menumpuk berlebihan di pembuangan sampah, mulailah memilah atau memisahkan sampah plastik(kering) dengan sampah sayuran (basa) dari rumah kita.

Selanjutnya penanganan sampah yang paling sederhana bagi sampah kering yaitu dengan cara membakarnya. Dan untuk sampah basa dapat dilakukan dengan penguburan didalam tanah supaya tidak menimbulkan kesan kotor dilingkungan dan terhindari nyamuk atau sebab lain yang ditimbulkan.

Referensi:
https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150314083106-255-39061/jenis-sampah-dan-lama-proses-penghancurannya
https://lingkunganhidup.co/sampah-plastik-indonesia-dunia/