Rabu, 28 November 2018

Merasakan Atmosfer Bersama Ustad Maulana

Jirak 28/11/18 - Warga Kecamatan Jirak Jaya merasakan atmosfer bertemu langsung dengan Ustad Maulana yang merupakan penceramah utama dalam acara islam itu indah. Peserta yang ikut dalam rangka kegiatan wisata religi ini juga senang karena dapat merasakan langsung ikut serta syuting dalam acara tersebut di TRANSTV. Dengan tema "7 Cara Menikmati Ujian dari Allah". Sebelumnya peserta melakukan wisata di Masjid Kubah Emas, Masjid istiqlal, Masjid At-tiin, TMII, Tugu Monas dan terakhir live di Trans Tv pada acara Islam itu indah. Pada hari ini 28/11/18 peserta dijadwalkan pulang ke daerah. Dan keesokan harinya peserta sudah dapat kembali bersama keluarga. Mlg
Berikut beberapa postingan foto peserta:




Selasa, 27 November 2018

Wisata Religi Islam Itu Indah TRANSTV Majelis Taklim Annisa Kecamatan Jirak Jaya

Jirak 27/11/18. Wisata religi Majelis Taklim Annisa Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan hari ini tiba di Jakarta. Tujuan utama wisata kali ini ialah untuk merasakan langsung kehadiran didalam acara televisi Islam Itu Indah yang tayang setiap harinya di TRANSTV mulai pukul 05:00 sampai 06:30. Syuting dijadwalkan akan dimulai pada jam tersebut pada besok pagi Rabu 28 November 2018. Wisata religi yang dilakukan Majelis Taklim Annisa ini tentunya menarik banyak perhatian masyarakat terutama masyarakat Jirak Jaya yang menantikan acara tersebut. Selain memberikan pengalaman tersendiri bagi peserta yang ikut, kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat Jirak Jaya untuk lebih maju lagi dan berfikir bahwasannya setiap orang bisa dan mampu untuk memberikan partisipasi atau keikutsertaannya dalam membangun sebuah peradaban dan kemajuan. Mla

Senin, 07 Mei 2018

Alasan Jangan Membuang Sampah Plastik Sembarangan

Palembang-Sering kali kita mensepelekan sampah. Padahal keberadaan sampah yang menumpuk dan tak diatasi dapat merusak lingkungan kita dan juga bisa mengancam kehidupan manusia akibat benda yang sering kita abaikan terutama sampah plastik.

Taukah anda butuh berapa lama sampah plastik akan hancur atau terurai oleh tanah?

Jawabannya, untuk menghancurkan bahan plastik dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun lamanya sampai sampah plastik benar-benar hancur dan terurai oleh tanah.

Kantong plastik biasa membutuhkan waktu sepuluh sampai 12 tahun untuk terurai. Botol plastik lebih lama lagi. Karena polimernya lebih kompleks dan lebih tebal, botol plastik memiliki waktu 20 tahun untuk hancur. Sedangkan sterofoam biasa yang sering digunakan di Indonesia, membutuhkan waktu 500 tahun untuk bisa hancur sempurna.


Lain halnya dengan sampah organik, atau sampah yang berasal dari bahan alami seperti sayur, kulit buah, dan lain-lain akan hancur dalam hitungan hari atau minggu. Atau paling tidak kurang dari satu bulan. Sementara sampah kertas akan terurai dalam waktu dua sampai enam bulan.

Untuk itu, pentingnya kesadaran dari kita semua terutama dimulai dari diri kita sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Untuk mengatasi jumlah sampah yang menumpuk berlebihan di pembuangan sampah, mulailah memilah atau memisahkan sampah plastik(kering) dengan sampah sayuran (basa) dari rumah kita.

Selanjutnya penanganan sampah yang paling sederhana bagi sampah kering yaitu dengan cara membakarnya. Dan untuk sampah basa dapat dilakukan dengan penguburan didalam tanah supaya tidak menimbulkan kesan kotor dilingkungan dan terhindari nyamuk atau sebab lain yang ditimbulkan.

Referensi:
https://m.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150314083106-255-39061/jenis-sampah-dan-lama-proses-penghancurannya
https://lingkunganhidup.co/sampah-plastik-indonesia-dunia/

Minggu, 29 April 2018

Alasan Pentingnya Menamai Jalan di Era Digital

Palembang-Saat ini sudah tidak bisa dipungkiri lagi internet sudah hampir dapat diakses dimana saja baik di perkotaan maupun di perdesaan, jaringan internet merupakan syarat utama menuju era digital.

Pengunaan ponsel pintar (smart phone) yang semakin tinggi di Indonesia mendudukan Negara Indonesia berada di peringat kelima pengguna internet dunia. Sesuai peringkat Internet World Stats, Indonesia hanya kalah dari Tiongkok, India, Amerika Serikat dan Brasil.



Dari 263,5 juta penduduk Indonesia pada 2017, sebanyak 132,7 juta adalah pengakses internet (per 30 Juli 2017)

Maraknya pengguna internet di Indonesia yang semakin besar membuat perusahaan aplikasi (startup) semakin gencar pula merebut pangsa pasar penggunaan aplikasi seperti aplikasi ojek online, jual-beli online, dan apliksi lainnya.

Di Indonesia aplikasi ojek online dan jual beli online semakin bertumbuh. Demam jual beli online tidak hanya terbatas pada perkotaan saja namun, keinginan masyarakat di pedesaan juga semakin besar karena mereka sudah dapat mengaksesnya melalui smartphone mereka masing-masing. Namun sayangnya willayah pengiriman kerap kali menjadi alasan.

Diperkotaan, pengiriman menjadi barang menjadi biasa saja karena didukung oleh jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dan didukung dengan infrastruktur penamaan jalan yang jelas. Namun bagaimana di pedesaan?

Sebab itu nama jalan, nomor rumah,  dan petunjuk-petunjuk arah jalan menuju kota, kecamatan,  pedesaan hingga ke rukun tangga (rt), maupun rukun warga (rw) menjadi sangat penting didalam era digital.

Di era digital,  nama jalan dapat diakses secara langsung melalui peta seperti melalui google maps di smartphone yang kita miliki. Masuknya willayah kita menunjukkan bahwa daerah tersebut melek atau sadar akan teknologi.
-mla-

Referensi:
http://zonautara.com/blog/2018/01/30/data-indonesia-peringkat-kelima-pengguna-internet-dunia/

Jumat, 20 April 2018

Kecamatan Jirak Jaya diprediksi akan lebih maju dari kecamatan lain di MUBA.

Palembang-Kecamatan Jirak Jaya adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) yang diresmikan pada 28 Desember 2017. Pada awal pembentukan dan pendiriannya hingga peresmiannya Jirak Jaya mendapatkan antusias yang hangat oleh masyarakat, untuk lebih lengkapnya berikut beberapa alasan yang membuat Jirak Jaya akan lebih maju dibanding beberapa daerah lainnya:
1. Masyarakatnya lebih dinamis.
Masyarakat Jirak Jaya cenderung lebih mudah menerima kebudayaan yang ada diluar.  Kebudayaan diluar artinya, informasi trand masyarakat yang ada diluar dapat dengan mudah mereka tiru melalui informasi yang mereka dapatkan di media sosial dan lain.
2. Semangat pemuda/i dalam membangun daerah.
Meski banyak pemuda/i yang melanjutkan pendidikan di luar daerahnya, semangat mengabdi mereka tunjukkan untuk kembali ke daerah baik untuk mengisi tenaga kerja pendidik, kesehatan hingga pemerintahan yang mereka capai dengan caranya sendiri.
3. Jirak Jaya kaya akan sumber alam.
Hal ini terbukti dengan banyaknya titik pengeboran minyak dimana-mana hingga dekat dengan perumahan warga, pipa minyak pun malang melintang ada dimana-mana. Ditambah kekayaan sumber daya alam lainnya seperti karet dan sawit.
4. Letak Jirak Jaya lebih strategis.
Keberadaan Jirak Jaya yang berada di dekat perbatasan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sangat menguntungkan warga, pasalnya keberadaan tersebut memberikan pilihan bagi warga untuk bepergian ke kota kabupaten baik ke Kota Sekayu maupun ke Kota Pendopo Kabupaten PALI.
5. Keinginan kuat masyarakatnya untuk maju.
Tidak hanya semangat yang ditunjukkan oleh pemuda maupun pemudinya saja semangat dalam membangun daerah namun juga ditunjukkan masyarakat secara luas, kesadaran masyarakat akan pentingnya kemajuan pembangunan daerah terus mereka tunjukkan dengan ikut terjun berpolitik dan tuntutan-tuntutan mereka kepada pemerintah untuk membangun daerahnya. 
-mla-